Histori Paintball “Ide Kreatif yang Berbuah Manis”

Paintball adalah istilah untuk kegiatan yang meningkatkan adrenalin dimana para pemain paintball akan berkompetisi dalam sebuah team untuk melawan team lain dengan mengeliminasi angota team lawan  menggunakan peluru berbentuk bola yang berisi cat yang akan pecah ketika terkena target.

Konsep permainan paintball sudah ada sejak pertengahan 1960 oleh Charles Nelson yang merupakan pendiri Nelson Paint Company. Charles Nelson telah mematenkan sebuah alat yang digunakan oleh perhutani untuk memberi tanda pada kayu untuk diambil. Salah satu alat yang digunakan untuk memberi tanda adalah pistol semprot cat. Permasalahan muncul ketika U.S Forestry Service ingin memberikan tanda pada pohon yang terhalang oleh sungai atau memiliki jarak yang cukup jauh sehingga tidak bisa dicapai oleh pistol semprot cat. Maka dari itu Nelson Paint Company dengan ide kreatifnya mengembangkan sebuah cat dalam bentuk bola atau “paintball” yang akan memberikan tanda pada pohon dengan jarak tertentu secara efisien.

Ketika ide peluru sudah terealisasi maka, Nelson Paint Company membutuhkan marker atau senapan untuk menggunakannya. Awalnya nelson bekerjasama dengan The Crosman Company untuk memproduksi senapan paintball namun produksi senapan terhenti karena Crosman merasa secara finansial pistol tersebut tidak layak secara finansial. Kemudian Charles Nelson berunding dengan Daisy, seorang pengusaha pabrik airsoftgun untuk menciptakan pistol marker. Maka pada tahun 1972 terciptalah Daisy Splotchmarker yang dikenal juga dengan nama Nel-spot 007.

Ketika Nel-spot 007 sukses dipasaran, muncul ide bermain menggunakan marker tersebut. Ide tersebut muncul pada tahun 1981 di Henniker, New Hampshire. Ide permainan paintball di prakarsai oleh Bob Gurnsey, Hayes Noel, dan Charles Gaines. Permainan paintball yang pertama “capture the flag” yang merupakan permainan untuk mendapatkan bendera.